Universitas Gadjah Mada UNIT KESEHATAN MAHASISWA
UNIVERSITAS GADJAH MADA
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • Profil
    • Visi Misi
    • Filosofi Lambang
    • Struktur Kepengurusan
  • Proker
  • Katalog
    • Perpustakaan
    • Artikel Kesehatan
    • Infografis Penelitian
    • Cerpen
    • Info Pelayanan
  • PIK-M
  • Home
  • Artikel Kesehatan 2024

Kenali Kanker Payudara Melalui SADARI

  • Artikel Kesehatan 2024
  • 24 July 2024, 17.28
  • By : ukesma

Kanker payudara merupakan tumor ganas yang menyerang jaringan payudara. Seperti, kelenjar susu, saluran kelenjar dan jaringan penunjangnya. Hal ini terjadi karena adanya pembelahan dan pertumbuhan sel di dalam payudara yang tidak terkontrol. Kanker payudara merupakan jenis kanker yang paling banyak diderita oleh wanita di Indonesia, yaitu sebanyak 30,8% dari seluruh kasus kanker pada tahun 2020 dan 20,4% diantaranya berakhir dengan kematian. Berdasarkan Survei Kesehatan Nasional, Provinsi Yogyakarta, termasuk ke dalam provinsi yang memiliki pravalensi kanker lebih dari dua kali lipat dari pravalensi nasional, dengan angka kejadian kanker payudara pada posisi pertama.

Berikut faktor risiko individu yang dapat menyebabkan terjadinya kanker payudara:

  1. Pola makan yang buruk
  2. Gaya hidup, seperti perokok aktif maupun pasif
  3. Indeks masa tubuh (BMI)
  4. Riwayat reproduksi, seperti haid pertama pada usia kurang dari 12 tahun dan melahirkan anak pertama setelah usia 35 tahun
  5. Komorbiditas; dan
  6. Faktor genetik, contohnya terdapat anggota keluarga yang memiliki riwayat penyakit kanker

Tingginya angka kematian akibat kanker payudara disebabkan oleh kurangnya deteksi dini, termasuk skrining dan penegakan diagnosis tepat waktu. Deteksi dini penting karena memungkinkan perawatan yang lebih hemat biaya dengan hasil yang lebih baik ketika kanker teridentifikasi secara lokal. Selain itu, kurangnya skrining dan diagnostik menjadi salah satu hambatan utama dalam melakukan penanganan pada kanker payudara. Hal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor, diantaranya:

  1. Adanya keterbatasan pengetahuan masyarakat mengenai deteksi dini
  2. Kurangnya urgensi pasien untuk mencari perawatan medis
  3. Keterbatasan akses ke fasilitas kesehatan
  4. Ketidakkonsistenan dalam kepatuhan profesional perawatan kesehatan terhadap pedoman untuk melakukan prosedur skrining dan diagnostik.

Faktor-faktor tersebut berkontribusi dalam keterlambatan deteksi kanker payudara di Indonesia sehingga menyebabkan penanganan penyakit kurang optimal. Untuk menemukan kanker payudara pada stadium yang lebih dini, penting bagi masyarakat untuk waspada dan mampu melakukan deteksi dini kanker payudara dengan dua hal, yaitu:

  1. SADARI: Pemeriksaan Payudara Sendiri.
  2. SADANIS: Pemeriksaan Payudara secara Klinis yang dilakukan oleh tenaga profesional kesehatan.

Berikut merupakan langkah-langkah dari Yayasan Kanker Indonesia yang dapat dilakukan saat melakukan SADARI 7-10 hari setelah menstruasi.

  1. Berdiri tegak. Perhatikan bila ada perubahan pada bentuk dan permukaan kulit payudara serta pembengkakan atau perubahan pada puting. Tidak perlu cemas apabila bentuk payudara kanan dan kiri tidak simetris karena itu normal.
  2. Angkat kedua lengan ke atas sampai kedua lengan berada di belakang kepala dan tekan ke depan, ulangi pemeriksaan seperti langkah awal.
  3. Tekanlah kedua tangan anda kuat-kuat pada pinggul dan gerakan kedua lengan dan siku ke depan sambil mengangkat bahu. Hal ini akan menegangkan otot-otot dada dan perubahan-perubahan seperti cekungan dan benjolan akan terlihat.
  4. Angkat lengan kiri ke atas, dan tekuk siku sehingga tangan kiri memegang bagian atas punggung. Dengan menggunakan ujung jari tangan kanan, raba dan tekan area payudara, perhatikan seluruh bagian payudara kiri hingga ke area ketiak. Lakukan gerakan atas-bawah, gerakan lingkaran dan gerakan lurus dari arah tepi payudara ke puting, dan sebaliknya. Ulangi gerakan yang sama pada payudara kanan.
  5. Pencet pelan-pelan daerah sekitar puting kedua payudara dan perhatikan apakah keluar cairan yang tidak normal.
  6. Berbaringlah dengan tangan kiri di bawah kepala. Letakkan bantal kecil di bawah bahu kanan. Rabalah seluruh permukaan payudara kiri dengan gerakan seperti pada langkah pertama. Lakukan pada pemeriksaan yang sama seperti di atas pada payudara kanan.
  7. Berilah perhatian khusus pada payudara bagian atas dekat ketiak kanan dan kiri seperti pada gambar sebab di daerah tersebut banyak ditemukan tumor payudara.

Daftar Pustaka

Icanervilia, A. V., Choridah, L., Van Asselt, A. D. I., Vervoort, J. P. M., Postma, M. J., Rengganis, A. A., & Kardinah, K. (2023). Early Detection of Breast Cancer in Indonesia: Barriers Identified in a Qualitative Study. Asian Pacific journal of cancer prevention : APJCP, 24(8), 2749–2755. https://doi.org/10.31557/APJCP.2023.24.8.2749

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2016, November 7). Enam Langkah SADARI untuk Deteksi Dini Kanker Payudara. Kementerian Kesehatan. https://p2ptm.kemkes.go.id/tag/enam-langkah-sadari-untuk-deteksi-dini-kanker-payudara

Ng, B., Puspitaningtyas, H., Wiranata, J. A., Hutajulu, S. H., Widodo, I., Anggorowati, N., Sanjaya, G. Y., Lazuardi, L., & Sripan, P. (2023). Breast cancer incidence in Yogyakarta, Indonesia from 2008-2019: A cross-sectional study using trend analysis and geographical information system. PloS one, 18(7), e0288073. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0288073

Unit Pelayanan Kesehatan KEMENKES RI. (n.d.). Deteksi Dini Kanker Payudara dengan SADARI dan SADANIS. UPK Kemkes. Retrieved July 22, 2024, from https://upk.kemkes.go.id/new/deteksi-dini-kanker-payudara-dengan-sadari-dan-sadanis

Yayasan Kanker Payudara Indonesia. (2020). Sadari (Periksa Payudara Sendiri). Yayasan Kanker Payudara Indonesia. https://www.yayasankankerpayudaraindonesia.org/content/2621/Sadari-Periksa-Payudara-Sendiri/

Leave A Comment Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Related Posts

Dampak Paparan Panas pada Kehidupan Sehari-hari: Studi Literatur

Uncategorized Saturday, 25 July 2026

Artikel selengkapnya dapat diakses pada link berikut: Artikel Kesehatan_Dampak Paparan Panas pada Kehidupan Sehari-hari ABSTRAK Latar Belakang: Perubahan iklim merupakan masalah yang mengancam kehidupan manusia.

Pengaruh Konsumsi Fast Food terhadap Pola Makan dan Status Gizi Mahasiswa: Studi Literatur

Artikel Kesehatan 2026 Friday, 26 June 2026

Artikel selengkapnya dapat diakses pada link berikut: Arkes 5_Pengaruh Konsumsi Fast Food terhadap pola makan ABSTRAK Latar Belakang: Perkembangan gaya hidup modern menyebabkan konsumsi makanan cepat saji (fast food) semakin meningkat di kalangan mahasiswa.

Pengaruh Penggunaan Earphone dalam Waktu Lama terhadap Kesehatan Pendengaran Mahasiswa: Studi Literatur

Artikel Kesehatan 2026 Friday, 29 May 2026

Artikel selengkapnya dapat diakses pada link berikut: Artikel Kesehatan_Pengaruh Penggunaan Earphone dalam Waktu Lama terhadap Kesehatan Pendengaran Mahasiswa Studi Literatur ABSTRAK Latar Belakang: Penggunaan earphone sudah menjadi kebiasaan sehari-hari di kalangan mahasiswa, baik untuk mendengarkan […].

Hubungan Manajemen Waktu terhadap Tingkat Stres Akademik pada Mahasiswa: Studi Literatur

Artikel Kesehatan 2026 Saturday, 25 April 2026

Artikel selengkapnya dapat diakses pada link berikut: Arkes #3_Hubungan Manajemen Waktu Terhadap Tingkat Stres Akademik -pada Mahasiswa- Studi Literatur ABSTRAK Latar Belakang: Mahasiswa sering dihadapkan pada berbagai tuntutan akademik yang memerlukan pengelolaan waktu yang efektif […].
Universitas Gadjah Mada

Gelanggang Mahasiswa UGM, Sayap Utara, Yogyakarta
+62815-1427-4898
ukesma@ugm.ac.id

© Universitas Gadjah Mada