Universitas Gadjah Mada UNIT KESEHATAN MAHASISWA
UNIVERSITAS GADJAH MADA
  • Beranda
  • Tentang Kami
    • Profil
    • Visi Misi
    • Filosofi Lambang
    • Struktur Kepengurusan
  • Proker
  • Katalog
    • Perpustakaan
    • Artikel Kesehatan
    • Infografis Penelitian
    • Cerpen
    • Info Pelayanan
  • PIK-M
  • Home
  • Artikel Kesehatan 2023

Hipertensi sebagai “Silent Killer”

  • Artikel Kesehatan 2023
  • 15 October 2023, 17.22
  • By : ukesma

Menurut American Society of Hypertension (ASH), hipertensi adalah suatu sindrom atau kumpulan gejala penyakit kardiovaskuler yang progresif sebagai akibat dari kondisi lain yang kompleks serta saling berhubungan. Hipertensi sering disebut dengan “the silent killer” karena hipertensi sering terjadi tanpa keluhan, sehingga penderita tidak tahu jika dirinya mengidap hipertensi. Sehingga, kebanyakan penderita hipertensi kemudian mendapatkan dirinya sudah terdapat penyakit komplikasi dari hipertensi.

 

Hipertensi didiagnosis jika tekanan darah sistolik mencapai lebih dari sama dengan 140 mmHg dan tekanan diastolik lebih dari sama dengan 90 mmHg. Angka sistolik ini mewakili tekanan dalam pembuluh darah ketika jantung mulai berkontraksi atau berdetak. Sedangkan, angka diastolik mewakili tekanan di dalam pembuluh darah ketika jantung beristirahat di antara detak jantung. Berdasarkan penyebabnya, hipertensi dibedakan menjadi 2 kelompok, yaitu :

  • Hipertensi Essensial atau hipertensi primer, yang tidak diketahui penyebabnya (90%)
  • Hipertensi Sekunder, penyebabnya dapat ditentukan (10%) antara lain kelainan pembuluh darah ginjal, gangguan kelenjar tiroid (hipertiroid), penyakit kelenjar adrenal (hiperaldosteronisme), dll

 

Hipertensi seringkali tidak menimbulkan gejala, sementara itu tekanan darah yang terus menerus tinggi dalam jangka waktu lama dapat menimbulkan komplikasi. Hipertensi yang tidak terkontrol akan menimbulkan berbagai komplikasi, bila mengenai jantung kemungkinan dapat terjadi infark miokard, jantung koroner serta gagal jantung kongestif. Oleh karena itu perlu adanya pencegahan dan deteksi dini yaitu dengan pemeriksaan tekanan darah secara berkala.

 

Faktor-faktor yang mempengaruhi terjadinya hipertensi seperti :

  1. Genetik

Faktor genetik menjadi faktor risiko terjadinya hipertensi karena terdapat hubungan dengan peningkatan kadar sodium intraseluler dan rendahnya rasio antara potasium terhadap sodium individu dengan orang tua penderita hipertensi.

     2.Obesitas

Menurut National Institutes for Health USA (NIH,1998), prevalensi tekanan darah tinggi pada orang dengan Indeks Massa Tubuh (IMT) >30 (obesitas) adalah 38% untuk pria dan 32% untuk wanita, dibandingkan dengan prevalensi 18% untuk pria dan 17% untuk wanita bagi yang memiliki IMT <25 (status gizi normal menurut standar internasional).

    3. Jenis kelamin

Prevalensi terjadinya hipertensi pada pria sama dengan wanita. Namun wanita terlindung dari penyakit kardiovaskuler sebelum menopause salah satunya adalah penyakit jantung koroner, karena wanita yang belum mengalami menopause dilindungi oleh hormon estrogen yang berperan dalam meningkatkan kadar High Density Lipoprotein (HDL). Kadar kolesterol HDL yang tinggi merupakan faktor pelindung dalam mencegah terjadinya proses aterosklerosis.

4. Stress

Hormon adrenalin akan meningkat sewaktu kita stres, dan itu bisa mengakibatkan jantung memompa darah lebih cepat sehingga tekanan darah pun meningkat.

Pencegahan yang bisa dilakukan dengan :

  1. Memperhatikan pola makan dengan gizi seimbang
  2. Pembatasan penggunaan garam hingga 4-6 gr per hari
  3. Mengurangi makanan yang mengandung kolesterol tinggi
  4. Menghentikan kebiasaan merokok dan minum alkohol
  5. Melakukan olahraa teratur
  6. Menghindari stres

 

Referensi :

Mutmainnah, B., Djalal, D., & Suyuti, A., 2021, Edukasi Bahaya Hipertensi, “The Silent Killer” dan Cara Pemeriksaan Tekanan Darah pada Mahasiswa FIK UNM, 284-286.

Nuraini, B., 2015, Risk Factors of Hypertension, J Majority, 4 (5) : 10-19.

 

Leave A Comment Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Related Posts

Dampak Paparan Panas pada Kehidupan Sehari-hari: Studi Literatur

Uncategorized Saturday, 25 July 2026

Artikel selengkapnya dapat diakses pada link berikut: Artikel Kesehatan_Dampak Paparan Panas pada Kehidupan Sehari-hari ABSTRAK Latar Belakang: Perubahan iklim merupakan masalah yang mengancam kehidupan manusia.

Pengaruh Konsumsi Fast Food terhadap Pola Makan dan Status Gizi Mahasiswa: Studi Literatur

Artikel Kesehatan 2026 Friday, 26 June 2026

Artikel selengkapnya dapat diakses pada link berikut: Arkes 5_Pengaruh Konsumsi Fast Food terhadap pola makan ABSTRAK Latar Belakang: Perkembangan gaya hidup modern menyebabkan konsumsi makanan cepat saji (fast food) semakin meningkat di kalangan mahasiswa.

Pengaruh Penggunaan Earphone dalam Waktu Lama terhadap Kesehatan Pendengaran Mahasiswa: Studi Literatur

Artikel Kesehatan 2026 Friday, 29 May 2026

Artikel selengkapnya dapat diakses pada link berikut: Artikel Kesehatan_Pengaruh Penggunaan Earphone dalam Waktu Lama terhadap Kesehatan Pendengaran Mahasiswa Studi Literatur ABSTRAK Latar Belakang: Penggunaan earphone sudah menjadi kebiasaan sehari-hari di kalangan mahasiswa, baik untuk mendengarkan […].

Hubungan Manajemen Waktu terhadap Tingkat Stres Akademik pada Mahasiswa: Studi Literatur

Artikel Kesehatan 2026 Saturday, 25 April 2026

Artikel selengkapnya dapat diakses pada link berikut: Arkes #3_Hubungan Manajemen Waktu Terhadap Tingkat Stres Akademik -pada Mahasiswa- Studi Literatur ABSTRAK Latar Belakang: Mahasiswa sering dihadapkan pada berbagai tuntutan akademik yang memerlukan pengelolaan waktu yang efektif […].
Universitas Gadjah Mada

Gelanggang Mahasiswa UGM, Sayap Utara, Yogyakarta
+62815-1427-4898
ukesma@ugm.ac.id

© Universitas Gadjah Mada