Filter Kebahagiaan
Alya duduk di pojok kafe dengan laptop terbuka dan secangkir kopi yang sudah dingin. Seharusnya ia menyelesaikan tugas makalah yang deadlinenya tinggal beberapa jam lagi, tapi perhatiannya tersedot ke ponselnya. Jari-jarinya dengan cekatan memilih foto dari perjalanan ke Bali minggu lalu. Semua tampak sempurna: senyumnya cerah, sunset berwarna keemasan, kulitnya tampak bercahaya berkat filter yang dipilihnya. “Ayo, satu postingan lagi sebelum tenggat tugas,” pikirnya. Begitu foto itu diunggah dengan caption: “Hidup terlalu singkat untuk tidak menikmati setiap momen 🌅✨”, notifikasi mulai berdatangan. *Like. Comment. Share.* Beberapa menit kemudian, temannya, Dita, masuk ke kafe dengan wajah lelah.…